Menyimak Ayat-Ayat Cahaya

Allah-1Sahabat-sahabat,

ketika Guru Ngaji Spiritual saya menyampaikan bahwa makna yang terkandung dalam Al-Quran berlapis-lapis dari makna terluar yaitu makna lahir, hingga makna-makna batinnya, saya hanya bisa menggumam“Subhanallah…wa Alhamdulillah…”

 

Selanjutnya saya ingin mengajak kita semua membuktikan hal tersebut dengan mengambil contoh kasus pada ayat-ayat Al-Quran yang mengandung kata ‘cahaya (nur)’.

Baca lebih lanjut

Al-Quran, Seharusnya Kita Nomor-Satukan dalam Kehidupan Kita

Sahabats, ketika kita sedang tersibukkan oleh kegiatan-kegiatan sehari-hari, terkadang atau bahkan seringkali kita terlupakan dari membaca, mengkaji, merenungkan Kandungan isi Al-Quran. Nah, agar kita mampu meningkatkan semangat kita dalam membaca, mengkaji, merenungkan, serta mengamalkan Al-Quran dalam keseharian kita, marilah kita simak dan renungkan kutipan Ayat Al-Quran dan Hadits Rasulullah saw. berikut:

1. Al-Quran adalah wahyu Allah yang Benar dan Membenarkan Kitab-Kitab Suci sebelumnya.

Baca lebih lanjut

PENGANTAR – Belajar Dari Para Nabi Seri ke-0

Sahabats, Kepada golongan manusia yang manakah kita beridola?

Demikian pula keluarga serta putra-putri kita?

Jika kita mau membuka lembaran-lembaran ayat dalam Kitab Allah, niscaya Dia menunjuki kita kepada golongan manusia-manusia yang Dia pilihkan untuk menjadi idola kita.

“Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin, syuhada, dan shalihin. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS. An-Nisaa'[4]:69)

Baca lebih lanjut

TAQWA Seri ke-1 Beriman Kepada Yang Ghaib Sebagai Ciri Ketaqwaan

oleh: Wawan TBH

Sadarkah kita bahwa ada ciptaan/makhluk ghaib dalam diri kita?

Tapi kita bukan orang yang sedang kesurupan lho…:)

“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib…” (QS.Al-Baqarah[2]:2-3)

Yang ghaib antara lain: Allah -Yang Maha Ghaib-, Malaikat, Ruh, An-Nafs/jiwa (bukan nafsu), Jin, dsb. Jadi, yang ghaib terbagi dua jika dilihat status keberadaannya, yaitu sebagai Pencipta, yaitu Allah SWT dan ciptaan: malaikat, ruh, an-nafs/jiwa, jin, setan, dsb.

Baca lebih lanjut

TAQWA Seri 0 – DAFTAR AYAT-AYAT AL-QURAN TENTANG KETAQWAAN

Al-Quran sebagai suatu kitab yang menginformasikan ajaran, tuntunan, pedoman Allah kepada makhluk-makhkluknya (jin & manusia) ketika membicarakan aspek kemakhlukannya sangat banyak menginformasikan hal-hal yang terkait dengan ketaqwaan maupun lawannya.

Yang Paling Mulia di sisi Allah adalah yang Paling Taqwa

QS. 49: 13

“Hai manusia. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antaramu di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Baca lebih lanjut

Ayat-Ayat Yang Menunjukkan Keterbatasan Akal Pikiran

Dalam Al-Quran Allah memfirmankan sebagian ayat-ayat yang isinya menunjukkan betapa kandungan ayat tersebut tidak akan mungkin dapat dijangkau secara optimal oleh akal pikiran kita yang rasional empiris. Untuk memahami yang terdekat dengan apa yang Dia Kehendaki tentang kandungan ayat tersebut, Allah telah melengkapi pikiran rasional empiris kita dengan qalbu dan lubb (jamaknya albab). Jika ketiga instrumen yang Allah anugrahkan kepada manusia ini dapat kita manfaatkan secara optimal, maka kemampuan kita untuk mencerap pemahaman realitas atas segala sesuatu mencapai derajat yang tinggi.

Baca lebih lanjut

Apa-apa yang Dibutuhkan Pejalan (Bagian II) – Muhyiiddiin Ibn ‘Arabi

Sahabats…

Pada tulisan kali ini, Syaikh Al-Akbar menasihati kita tentang kehalalan dan kethayyiban makanan serta rizki yang Allah amanahkan kepada kita, serta bagaimana seharusnya kita memperlakukan amanah tersebut dalam hidup kita. Hal ini penting sebagai bekal dari perjalanan spiritual kita. Marilah kita renungkan dan amalkan…

DUA

Pastikan kehalalan dan kethoyyiban serta haqq semua hal kesenangan yang engkau pergunakan di dunia ini, termasuk makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulutmu, karena merupakan pondasi dari ad-diin yang sedang engkau bangun.Ibnu Arabi-1

Untuk menaikkan tingkat spiritualmu, dalam jejak-jejak pengajaran para nabi (assalaamu’alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh), engkau harus menjadi cahaya – cahaya dalam pelbagai kebajikan, cahaya dalam perhatianmu terhadap perbaikan dunia. Tanda-tanda-Nya yang mampu engkau baca akan membimbingmu kepada orang-orang yang akan engkau ringankan bebannya, dan akan melindungimu dari menjadi beban bagi orang lain. Jangan pernah menjadi benalu maupun membiarkan orang lain untuk membawa beban-bebanmu. Ingatlah, jangan pernah menerima harta benda dan hadiah baik untuk dirimu sendiri, keluargamu, saudaramu, teman-temanmu, yang berasal dari orang-orang yang hatinya mati, tenggelam dalam tidur panjangnya.

Baca lebih lanjut